Thursday, 29 November 2012

MAKALAH SIKLUS PENDAPATAN



Kata Pengantar 

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “Siklus Pendapatan”.
Makalah ini berisikan informasi tentang siklus pendapatan yang terkait dengan penjualan dan penagihan, kami harapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua, tentang hal - hal mengenai siklus pendapatan, seperti aktivitas bisnis, penagihan piutang usaha, penilaian kinerja, dan sebagainya.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.


BAB I 

Pendahuluan 

A. Latar Belakang

Aktivitas kita sehari – hari tidak lepas dengan kegiatan – kegiatan yang berkaitan dengan perekonomian, seperti layaknya jual beli, bisnis, tagihan, utang – piutang, dan sebagainya.
Ada beberapa istilah dalam bidang ekonomi, salah satu yang akan kami bahas adalah masalah Siklus Pendapatan. Siklus itu sendiri merupakan suatu rangkaian yang saling terkait, sehingga siklus pendapatan dapat diartikan sebagai rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan.
Di zaman modern ini, sudah banyak manusia juga beberapa perusahaan yang dituntut untuk mengetahui bahkan menerapkan bagaimana cara mengatur penyediaan barang atau jasa pada waktu dan tempat yang tepat.
Mengingat masalah itu kami akan mencoba membahas mengenai cara, manfaat, tujuan, hingga pengendalian masalah dalam menerapkan siklus pendapatan pada makalah ini.



B. Rumusan Masalah

1. Apa yang dimaksud dengan siklus pendapatan ?
2. Apa sajakah yang menjadi aktivitas dasar dalam siklus pendapatan?
3. Apa tujuan utama dari siklus pendapatan ?
4. Bagaimana pengendalian masalah siklus pendapatan ?
5. Bagaimana model data siklus pendapatan ?



C. Tujuan

1. Menjelaskan apa yang dimaksud dengan siklus pendapatan.
2. Menjelaskan macam - macam aktivitas dasar dalam siklus pendapatan.
3. Menjelaskan tujuan utama dari siklus pendapatan.
4. Menjelaskan cara pengendalian masalah siklus pendapatan.
5. Menjelaskan bentuk model data dari siklus pendapatan.


BAB II 


Pembahasan 

Siklus Pendapatan : Penjualan dan Penagihan Kas

Siklus pendapatan adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan - penjualan tersebut. Tujuan utama siklus pendapatan adalah menyediakan produk yang tepat di tempat dan waktu yang tepat dengan harga yang sesuai.

A. Aktivitas dasar siklus pendapatan

Ada empat aktivitas dasar bisnis yang dilakukan dalam siklus pendapatan antaralain :

1. Penerimaan pesanan dari para pelanggan, yang mencakup :

§ Pengambilan pesanan pelanggan,

§ Persetujuan kredit,

§ Memeriksa ketersediaan persediaan,

§ Menjawab permintaan pelanggan.

Pesanan pelanggan harus diterima tepat waktu lalu semua data yang dibutuhkan untuk memproses pesanan tersebut dikumpulkan dan dicatat secara akurat. Oleh sebab itu, untuk memastikan akurasi yang menyeluruh, harus dilakukan pemeriksaan edit, antaralain :
Pemeriksaan validitas, Uji kelengkapan
Uji kewajaran
Persetujuan kredit, yang mencakup Otorisasi umum (Batas kredit) dan Otorisasi khusus (Pemeriksaan batas).
Menetapkan apakah tersedia cukup persediaan untuk memenuhi pesanan tersebut.
Internal dokumen yang dihasilkan oleh order entry penjualan, seperti : Pesanan penjualan, Slip pengepakan, dan Kartu pengambilan barang.

2. Pengiriman barang, yang mencakup :

§ Pengambilan dan pengepakan pesanan,

§ Pengiriman pesanan.

Aktivitas ini bertanggung jawab untuk memenuhi pesanan pelanggan pendataan item yang dikirim dari persediaan. Ada dua jenis metode pengiriman, yaitu :

o Metode in-house

o Metode out-source

3. Penagihan dan piutang usaha, yang mencakup :

§ Penagihan,

§ Pemeliharaan data piutang usaha,

§ Pengecualian : Penyesuaian rekening dan penghapusan.

Dua aktivitas yang dilakukan pada siklus pendapatan ini adalah :

o faktur pelanggan,

o Mempertahankan rekening pelanggan.

Keputusan-keputusan penting dan kebutuhan Informasi dari aktivitas ini antaralain :

· Penagihan yang akurat sangat penting dan membutuhkan informasi yang mengidentifikasi item dan kuantitas.

· Faktur penjualan memberitahukan pelanggan dari jumlah yang harus dibayar dan di mana untuk mengirim pembayaran.

· Sebuah laporan bulanan merangkum transaksi yang terjadi dan menginformasikan pelanggan dari saldo rekening mereka saat ini.

· Sebuah memo kredit kewenangan departemen penagihan untuk kredit account pelanggan.

· Persediaan, piutang dagang, dan file buku besar diperbaharui pada waktu ini.

Untuk memperoleh aliran penerimaan kas yang lebih seragam, banyak perusahaan menggunakan proses yang disebut Penagihan berdaur. Ada beberapa jenis sistem penagihan antaralain :

o Dalam sistem setelah penagihan, faktur dipersiapkan setelah confirmasi bahwa barang-barang dikirim.

o Dalam sistem pra penagihan, faktur dipersiapkan (tetapi tidak dikirim) sesegera pesanan disetujui.

Metode-metode pengurusan piutang dagang, yaitu:

o Metode faktur terbuka,

o Metode pembayaran gabungan.

4. Penagihan kas, yang mencakup :

§ Menangani kiriman uang pelanggan,

§ Menyimpannya ke bank.

Bagian yang terlibat dalam aktivitas ini adalah Kasir dan fungsi piutang dagang. Keputusan-keputusan penting dan Kebutuhan Informasi pada aktivitas ini antaralain :

o Pentingnya pengurangan pencurian kas.

o Fungsi penagihan piutang dagang seharusnya tidak mempunyai akses fisik ke kas atau cek.

o Fungsi piutang dagang harus mampu mengidentifikasi sumber suatu pengiriman uang dan faktur aplikasi harus dikredit.

Dokumen, catatan, dan prosedur:

o Cek diterima dan dikirim (disimpan).

o Daftar pengiriman uang dipersiapkan dan dimasukkan secara on-line pelanggan, nomor faktur, dan jumlah setiap pembayaran.

o Sistem ini melakukan sejumlah on-line cek edit untuk memverifikasi keakuratan entri data.

B. Tujuan siklus pendapatan

Tujuan utama siklus pendapatan adalah untuk menyediakan produk yang tepat di tempat dan waktu yang tepat dengan harga yang sesuai. Untuk dapat mencapai tujuan ini, pihak manajemen harus membuat beberapa keputusan penting antaralain :

• Mengetahui sejauh mana produk dapat dan harus disesuaikan dengan tiap kebutuhan dan keinginan pelanggan.

• Mengontrol banyak persediaan yang harus dimiliki dan tempat untuk persediaan tersebut.

• Menggunakan cara yang tepat dalam mengirimkan barang dagangan kepada para pelanggan.

• Menentukan banyaknya kredit yang seharusnya diberikan ke tiap pelanggan.

• Menentukan syarat-syarat kredit yang seharusnya diberikan kepada pelanggan.

• Menentukan cara pembayaran pelanggan sehingga dapat diproses untuk memaksimalkan arus kas.

C. Kebutuhan informasi dan prosedur

SIA didesain untuk mengumpulkan, memproses, dan menyimpan data kegiatan bisnis agar manajemen mendapatkan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan. Untuk itu SIA harus menyediakan informasi operasional yang dibutuhkan untuk melakukan fungsi-fungsi berikut ini:

· Merespons pertanyaan pelanggan mengenai saldo akun dan status pesanan.

· Memutuskan apakah kredit pelanggan tertentu dapat ditambah atau tidak.

· Menentukan ketersediaan persediaan.

· Memutuskan jangka waktu kredit yang ditawarkan.

· Menentukan harga produk dan jasa.

· Menetapkan kebijakan mengenai retur penjualan dan garansi.

· Memilih metode untuk mengirim barang.

Kebutuhan informasi mengenai penilaian Kinerja yang seharusnya disediakan SIA antaralain :

o Waktu respons terhadap pertanyaan pelanggan

o Waktu yang dibutuhkan untuk memenuhi dan mengirim pesanan

o Persentase penjualan yang membutuhkan pemesanan ulang

o Kepuasan pelanggan

o Analisis pangsa pasar dan tren penjualan

o Analisis profitabilitas berdasarkan produk, pelanggan, dan area penjualan.

o Volume penjualan dalam dolar dan jumlah pelanggan

o Keefektifan iklan dan promosi

o Kinerja staf penjualan

o Pengeluaran piutang ragu-ragu dan kebijakan kredit

Ada pula kebutuhan Informasi yang lampau dan yang saat ini yang diperlukan agar menajemen dapat membuat keputusan strategis, antaralain :

• Menentukan harga produk dan jasa,

• Menetapkan kebijakan mengenai retur penjualan dan garansi,

• Memutuskan jangka waktu kredit yang ditawarkan,

• Menentukan kebutuhan pinjaman jangka pendek,

• Merencanakan kampanye pemasaran yang baru.

D. Pengendalian sistem informasi akuntansi

Di dalam siklus pendapatan, SIA yang didesain dengan baik harus menyediakan pengendalian yang memadai untuk memastikan bahwa tujuan-tujuan berikut ini dicapai:

· Semua transaksi telah diotorisasikan dengan benar,

· Semua transaksi yang dicatat valid (benar-benar terjadi),

· Semua transaksi yang valid, dan disahkan, telah dicatat,

· Semua transaksi dicatat dengan akurat,

· Aset (kas, persediaan, dan data) dijaga dari kehilangan ataupun pencurian,

· Aktivitas bisnis dilaksanakan secara efisien dan efektif.

E. Ancaman dan pengendalian

Ada beberapa ancaman dan pengendaliannya pada siklus pendapatan ini, umumnya seperti :

~ Kehilangan Data,

Pengendalian untuk hal ini adalah pengendalian akses (secara fisik dan logis).

~ Kinerja yang buruk,

Pengendalian untuk hal ini adalah melakukan persiapan dan tinjauan laporan kinerja.

1. Penerimaan pesanan penjualan

Pada aktivitas entri pesanan penjualan ada beberapa ancaman antaralain:

~ Pesanan pelanggan yang tidak lengkap atau tidak akurat.

~ Penjualan secara kredit ke pelanggan yang memiliki catatan kredit buruk.

~ Terjadi legitimasi pesanan.

~ Habisnya persediaan, biaya penggudangan, dan pengurangan harga.

Pengendalian yang bisa dilakukan, yaitu :

o Pemeriksaan edit entri data.

o Persetujuan kredit oleh manajer bagian kredit, bukan oleh fungsi penjualan; catatan yang akurat atas saldo rekening pelanggan.

o Tanda tangan di atas dokumen kertas, tanda tangan digital dan sertifikat digital untuk e-business.

o Sistem pengendalian persediaan.

2. Pengiriman barang

Pada aktivitas pengiriman barang ada beberapa ancaman antaralain :

~ Kesalahan jumlah barang, alamat ataupun jenis barang yang dikirim.

~ Pencurian persediaan.

Pengendalian yang bisa dilakukan, yaitu :

o Rekonsiliasi pesanan penjualan dengan kartu pengambilan dan slip pengepakan, pemindai kode garis, pengendalian aplikasi entri data.

o Batasi akses fisik ke persediaan. Dokumentasi semua transfer internal persediaan. Perhitungan fisik persediaan secara periodik persediaan dan rekonsiliasi perhitungan dengan jumlah yang dicatat.

3. Penagihan dan piutang usaha

Pada aktivitas penagihan dan piutang usaha ada beberapa ancaman antaralain:

~ Kegagalan untuk menagih pelanggan.

~ Kesalahan dalam penagihan.

~ Kesalahan dalam memasukkan data ketika memperbarui piutang usaha.

Pengendalian yang bisa dilakukan, yaitu :

o Pemisahan fungsi pengiriman dan penagihan. Pemberian nomor terlebih dahulu ke semua dokumen pengiriman dan rekonsiliasi faktur secara periodik. Rekonsiliasi kartu pengambilan dan dokumen pengiriman dengan pesanan penjualan.

o Pengendalian edit entri data dan daftar harga.

o Rekonsiliasi buku pembantu piutang usaha dengan buku besar; laporan bulanan ke pelanggan

4. Penagihan kas

Pada aktivitas penagihan kas ancaman yang biasa terjadi adalah :

~ Pencurian Kas.

Hal ini dapat diatasi dengan beberapa cara, yaitu : Pemisahan tugas; minimalisasi penanganan kas; kesepakatan lockbox; konfirmasikan pengesahan dan penyimpanan semua penerimaan; Rekonsiliasi periodik laporan bank dengan catatan seseorang yang tidak terlibat dalam pemrosesan penerimaan kas.

F. Model Data Siklus Pendapatan

Resource Event Agent (REA) adalah model bagaimana sebuah sistem akuntansi dapat kembali direkayasa untuk usia komputer. REA awalnya diusulkan pada tahun 1982 oleh William E. McCarthy sebagai model akuntansi umum, dan berisi konsep sumber daya, peristiwa dan agen. REA adalah model yang populer dalam sistem informasi pengajaran akuntansi (AIS). Tapi ini jarang terjadi pada praktik bisnis-perusahaan tidak dapat dengan mudah membongkar sistem warisan mereka untuk memenuhi tuntutan radikal REA's.

Model Data REA menyediakan satu metode untuk merancang basis data yang efisien terintegrasi baik data keuangan dan operasional. Model data REA untuk siklus pendapatan perusahaan manufaktur harus mencakup informasi berikut:

§ Dua sumber utama (kas dan persediaan) berguna dalam siklus pendapatan,

§ Empat kegiatan bisnis besar dalam siklus pendapatan (Pesanan, memenuhi pesanan, pengiriman dan penagihan kas),

§ Agen eksternal utama (pelanggan) serta agen-agen internal yang terlibat dalam kegiatan siklus pendapatan.


sumber

http://ilfen.blogspot.com/2012/11/makalah-siklus-pendapatan.html

No comments:

Post a Comment

ShareThis